n

Jakarta, Sehat dan panjang umur adalah salah satu hal yang banyak diidam-idamkan manusia. Bahkan banyak orang rela merogoh kocek puluhan juta agar tetap sehat dan panjang umur. Sekarang, peneliti menemukan cara sederhana agar manusia dapat menambah usianya selama 20 tahun, yaitu mengurangi 40 persen porsi makannya.

Sekelompok ilmuwan di Institute of Health Ageing di University College London sedang mengembangkan pengobatan untuk memerangi proses penuaan. Tujuannya adalah untuk menjaga orang muda hidup lebih lama. Penelitian ini dilakukan terhadap lalat buah yang memiliki 60 persen kemiripan gen dengan gen manusia dan usia hidup yang mirip pula.

"Jika kita menemukan gen yang terlibat dengan penuaan, kita akan mampu untuk menunda penuaan. Inilah yang kami temukan," kata peneliti, dr Matthew Piper seperti dilansir The Independent, Kamis (5/7/2012).

Dr Piper telah memodifikasi pola makan dan obat untuk memperpanjang umur sehat pada lalat dan tikus. Temuannya ini menunjukkan pengobatan tersebut mungkin memiliki efek yang bermanfaat pula bagi manusia. Sampai saat ini, penelitian mengenai upaya memperpanjang umur baru berlangsung selama 10 tahun terakhir.

Penelitian ini dilakukan dengan cara mempelajari ragi, cacing dan lalat. Lalat buah memiliki usia yang mirip dengan manusia. Lalat buah yang sudah tua lebih mudah diamati reaksinya sebab mudah jatuh, berjalan lebih lambat, makan lebih sedikit dan mengalami penurunan memori seperti halnya penurunan gairah seks. Kesemua ciri khas ini sangat mirip dengan gejala penuaan pada manusia.

Para ilmuwan berhasil memperpanjang usia hidup organisme di laboratorium dengan melakukan mutasi gen tunggal dan berhasil mengurangi efek mutasi yang dapat menyebabkan Alzheimer. Penelitian ini dipresentasikan dalam pertemuan Royal Society Science, acara yang memamerkan berbagai penelitian baru dan terbaik di Inggris. Dr Piper juga menemukan cara lain untuk memperpanjang umur lewat menargetkan pola makan.

"Jika mengurangi makanan tikus sebesar 40 persen, maka usia hidupnya akan bertambah selama 20 atau 30 persen lagi. Pada manusia, penambahan tersebut sama seperti menambah usia sekitar 20 tahun. Cara ini kami temukan pada semua jenis organisme," kata dr Piper.

Menurut dr Piper, cara ini juga dapat digunakan untuk memerangi penyakit akibat penuaan lainnya seperti diabetes, darah tinggi, penyakit jantung bahkan kanker. Meskipun demikian, ia juga menegaskan bahwa kesemuanya ini masih bersifat teori sebab penelitian mengenai upaya memperpanjang usia belum berlangsung begitu lama.

 

 

 

 

Sumber

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.