n
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Jangan kentut dalam pesawat, ini akibatnya

Jangan kentut dalam pesawat, Sebuah permohonan yang tidak lazim disampaikan salah seorang penumpang kepada salah satu pramugari maskapai dalam sebuah penerbangan. Seperti yang dilansir Mirror beberapa waktu lalu, seorang penumpang yang putus asa mengirimkan catatan di selembar tissue kepada pramugari. Isi permintaan itu adalah agar pramugari menegur penumpang yang kentut dan mengeluarkan bau tak sedap.

Catatan jenaka itu diposting di Reddit dan menjadi viral. Ini bunyinya.
“Saya tidak tahu apakah Anda dapat membuat pengumuman (selama penerbangan). Tapi jika Anda bisa, Anda harus mengatakan bahwa siapa pun yang kentut di kursi baris 10 sampai 12 harus ke dokter karena mereka mungkin mengidap kanker pantat.”
Pesawat sebenarnya telah dilengkapi dengan sistem sirkulasi di dalam kabin yang bisa mencegah bau kentut menyebar. Namun, beberapa penerbangan mengalami nasib buruk ketika berurusan dengan bau gas tersebut.

Tahun lalu, seorang penumpang dalam penerbangan British Airways ke Dubai buang hajat di toilet dan baunya sangat menyengat di dalam kabin. Sampai-sampai, pesawat putar balik ke Inggris demi keselamatan dan kesehatan.



Sumber http://www.flightzona.com/

Legenda Musik Reggae Bob Marley
Ketika tubuh seorang pria tunawisma tua ditemukan di sebuah kotak kardus yang dibuang di belakang restoran cepat saji di pusat kota Kingston, Jamaika, petugas forensik memiliki masalah.
Siapa orang tua misterius ini? Tidak ada identifikasi yang bisa ditemukan pada tubuhnya, satu-satunya harta yang di memiliki orang tua ini hanyalah foto pudar dari Gedung Parlemen di London, kaleng penyok yang menyimpan sejumlah ganja kecil dan gitar tua yang sudah rusak. 
Restoran di mana bob marley ditemukan.
Petugas tidak mengabaikan temuan mayat itu begitu saja, otoritas melanjutkan penyelidikan ke Jamaica’s National DNA Database. Ketika petugas forensik kembali dengan hasil dari laboratorium, petugas tidak percaya dengan hasil yang mereka lihat. "Saya pikir itu harus menjadi lelucon," kata Jacob Chambers, kepala Tim Forensik. "Rekan saya berlari ke kantor saya melambaikan secarik kertas di udara.

Ketika dia mengatakan kepada saya, saya tidak bisa percaya," ujarnya lagi

Hasil tes DNA menunjukkan bahwa orang tua gelandangan yang ditemukan petugas di belakang restoran cepat saji itu tak lain adalah superstar reggae Bob Marley.

"Aku menatap hasil tes DNA itu dengan mata lebar," kata Chamber mengakui.
Gaya Bob Marley dengan Rokok Ganja

"Rahang saya jatuh ke lantai. Ini adalah suatu kekeliruan. " Selama ini Bob Marley dianggap meninggal di pesawat karena penyakit kanker saat perjalanan dari Jerman pulang ke Jamaika pada tahun 1981. Tapi jika itu terjadi, mengapa tubuh tuanya berbaring di lempengan di sebuah kamar mayat pusat kota Jamaika?

Chambers pun berpendapat: "Aku menyimpulkan kalau seseorang sedang memberi lelucon dan mengatakan kepada asistenku untuk melabeli tubuh itu dengan "orang tak dikenal." Ini berarti ia bisa dikremasi oleh petugas dan kematian diajukan sebagai seorang laki-laki usia 60-an akhir hingga 70-an awal, tanpa nama. Kemudian hal-hal menjadi aneh.”

"Sore itu, kantor koroner ramai dikunjungi oleh orang-orang di kacamata hitam."

Mereka mengenakan jas gelap dan menyebut diri mereka "pejabat pemerintah".

Mereka menegaskan bahwa tubuh yang ditemukan itu adalah Bob Marley superstar legenda reggae.
Kematian Marley pada tahun 1981 memang dipalsukan atas permintaan sendiri, karena sudah merasa bosan dengan semua perhatian yang dia dapatkan. Bob Marley hanya ingin menjalani kehidupan yang tenang menjadi pengamen jalanan di Jamaika. Walaupun penghasilan dari ngamen hanya cukup untuk makan, tanpa meninggalkan kaset reggae di Walkman dan ganja nya.

Pemerintah Jamaika pun menuruti rencana Marley, dengan pemahaman mereka akan menerima royalti dari album Exodus, yang merupakan album paling sukses.

Exodus album Bob Marley paling Fantastis

Chambers mengklaim pejabat pemerintah kemudian melenyapkan tubuh Marley, bersama dengan hasil DNA dan laporan kematian dari forensik.

Mereka kemudian meninggalkan peringatan ke Chambers dan stafnya untuk menjaga rahasia ini dan tetap diam tentang hal-hal yang mereka hadapi.

"Saya memutuskan saya tidak bisa tinggal diam tentang hal ini, meskipun tidak memiliki bukti karena pemerintah mengambil semua itu ke sebuah lokasi rahasia di suatu tempat," kata Chambers menantang.

"Bob Marley tidak mati pada tahun 1981, dan aku menjadi terkutuk jika tetap menjaga rahasia hanya karena beberapa pejabat yang menyuruhku diam. Kebenaran harus didengar, bahkan jika pemerintah akan kehilangan hak royalti album Exodus, yang merupakan album paling fantastis," ungkapnya.

Steak Daging dan Minum Anggur Darah Harimau
Seorang pria China dilaporkan telah dipenjara selama 13 tahun setelah membeli dan membunuh harimau yang sudah terancam punah. Harimau itu kemudian dagingnya disantap dan darahnya dibuat anggur untuk diminum.

Pria, yang diidentifikasi sebagai pengusaha kaya bermarga Xu itu, diselenggarakamelakukan tiga kali perjalanan ke provinsi selatan Guangdong tahun lalu untuk membeli harimau, yang kemudian diangkut ke  rumahnya wilayah Guangxi.

Xu dan anak buahnya menyaksikan sendiri cara membunuh tiga harimau di tiga tempat pembelian, salah satunya harimau itu dibunuh menggunakan sengatan listrik.

Kemudian Xu sendiri makan penis harimau dan memberikan sisa dagingnya kepada teman-temannya. "Jika ada yang bertanya, katakan itu adalah daging sapi, kuda atau daging kucing besar". kata Xu kepada teman-temanya,

Steak Daging dan Minum Anggur Darah Harimau
 Xu ditangkap polisi setelah seseorang merekam salah satu transaksi jual-beli peristiwa itu dan melaporkannya ke polisi.

Xu awalnya dihukum pada bulan April dan kemudian mengajukan banding, tapi minggu ini pengadilan menolak banding itu, seperti dilaporkan berita Xinhua.
Daging harimau diyakini oleh orang-orang China memiliki sifat menyehatkan dan bekerja sebagai afrodisiak yaitu bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau gairah bercinta. Dan ini telah mendorong maraknya perdagangan binatang harimau dalam beberapa tahun terakhir ini.



China merupakan daerah tempat tinggal harimau, terutama di kawasan timur, tapi jumlah mereka menyusut drastis karena perburuan liar dan hilangnya habitat meskipun pemerintah setempat berupaya membuat konservasi.

Harimau Cina Selatan, merupakan salah satu subspesies terkecil di dunia dan satu-satunya yang berasal dari Cina tengah dan selatan, dikhawatirkan akan punah di alam liar.

Sumber | Mirror

Dalam realita kehidupan sosial, kondisi cacat fisik seseoramg akan mempengaruhi kepercayaan diri seseorang ketika bergaul baik dengan lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, ataupun lingkungan pendidikan.

Hal tersebut sering kali menyebabkan si penderita cacat fisik menjadi orang yang cenderung pendiam, pemalu, bahkan menjauhkan diri dari pergaulan masyarakat luas.

Namun tidak semua dari mereka bersikap demikian, karena dengan kesadaran dan semangat yang tinggi maka para penderita cacat fisik tersebut akan terus berusaha untuk tetap mampu menjalankan aktifitas dalam kehidupan sehari-harinya.

Hu Xialu dari kota Gushan Yongkang Provinsi Zhejiang, China ini mengalami cacat fisik tidak mempunyai lengan sejak usia delapan tahun akibat sengatan listrik yang parah. Meski cacat, Hu Xialu, tidak pernah mengeluh, dia dengan semangat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik.



Semenjak Sekolah dasar Hu, selalu berupaya dan selalu mendapatkan nilai bagus sampai akhirnya pada tahun 2009 Hu, menyelesaikan pendidikan tingginya dengan nilai sangat memuaskan. Tetapi malang baginya Beijing Bisnis Profesional Institute tidak menerimanya meski dengan nilai tertinggi, kondisi fisik tubuhnya mmenjadi alasan sekolah menolaknya.

Hu makan pakai kaki

Mengetahui hal itu, Hu memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri, dan ia mulai mengelola toko kecil dengan ukuran 30 meter persegi di desanya. Dia sekarang menangani hampir semua usahanya sendiri kecuali untuk jasa pengiriman, ibunya yang membantu.



Hu membantu ibunya di toko.

Hu mengatakan ia merasa bahagia mampu hidup mandiri, dan berharap membayar semua orang yang membantunya.



Sebuah foto yang diambil pada tahun 2005 saat Hu masih SMA, dia mengerjakan pekerjaan sekolah sendiri, sementara teman-teman sekelasnya asyikbermain-main.

"Saya tidak mempunyai lengan, tetapi masih memiliki kaki untuk berdiri. Tidak peduli sebesar apa kesulitan yang kita temui dalam hidup, kita jangan menyerah," kata Hu.



Hu bermain komputer menggunakan kakinya.

Hu berencana, suatu saat sudah mendapatkan uang yang cukup, ia akan membuka sebuah supermarket yang menjual berbagai jenis produk.

Dan untuk memasuki Tahun Baru  tahun 2015 ia mempunyai resolusi, untuk menemukan seorang wanita yang baik bahwa ia bisa menghabiskan sisa hidupnya dengan.


Sumber | Shanghaist

Seorang peselancar beruntung terhindar dari maut di musim Natal setelah terhindar dari hiu putih pembunuh yang cukup besar.

Hiu itu nyaris melumat peselancar itu hidup-hidup saat hanya beberapa meter melompat di sampinya, namun tidak berhasil menggigit mangsanya seperti yang dilansir Daily Mail.

Seorang fotografer berhasil menangkap momen itu dalam sebuah video di pantai El Porto pada 21 Desember yang lalu. Ia bahkan mengakatan kalau sebelumnya tidak melihat hiu itu melompat akrobatik saat menyaksikan rekaman itu di rumahnya.

Dalam video tersebut terlihat hiu putih besar itu melompat dari gulungan ombak tepat disamping sang peselancar yang tidak menyadari kehadiran hewan.

"Tiba-tiba hiu putih besar datang dari air di belakang surfer seperti rudal Polaris," kata Kampas. "Itu terjadi begitu cepat dan saya tidak berpikir bahwa orang bahkan menyadari hal itu," tambahnya lagi.
Kampas kemudian membagikan video yang mengesankan itu dengan Shark Research Institute yang mengatakan bahwa hiu hanya bayi tetapi itu memang hiu putih besar.

KTLA melaporkan bahwa sudah ada beberapa hiu tapak dari pantai South Bay tetapi hanya sedikit dari mereka yang bersikap ramah seperti ditangkap dalam rekaman Kampas.

Menurut National Geographic, serangan hiu setiap tahun sebanyak 100 kali di seluruh dunia, sepertiga sampai setengah dilakukan  hiu putih besar.


"Mereka ramping, berbentuk perenang torpedo dengan ekor kuat yang dapat mendorong mereka melalui air dengan kecepatan hingga 15 mil (24 kilometer) per jam. Mereka bahkan dapat melompat kepermukaan air, menerkam seperti ikan paus ketika menyerang mangsa dari bawah, " kata seorang peneliti National Geographic.


Sumber } Tribunnews

Trend 2014, menjadi Google Doodle Menyambut Tahun Baru
Hari ini tanggal 31 Desember 2014 merupakan hari penghujung di tahun 2014, nanti malam tepat pukul 24.00 merupakan awal tahun 2015. Biasanya menjelang malam pergantian tahun baru banyak acara kegiatan untuk menyambut datangnya tahun baru tersebut. Seperti halnya mesin pencarian raksasa google tidak ketinggalan, untuk menyambut datangnya tahun baru halaman pertama google hari ini menampilkan Google Doodle yang mengambil tema Trend 2014.

Google doodle trend 2014 dimunculkan untuk mengingatkan kita peristiwa-peristiwa yang menjadi trending topik di tahun 2014.

Dimulai saat membuka halaman utama Google ditunjukkan dengan animasi sederhana yang memunculkan kata Google, kemudian dari huruf O kedua, mendadak muncul ikon flappy bird yang menandai permainan ini menjadi momen paling diperbincangkan di tahun 2014.

Tidak hanya Flappy Bird. Muncul pula bola yang menggelinding, yang menggambarkan turnamen Piala Dunia 2014 yang diadakan 4 tahun sekali ini, menjadi hal yang paling ramai dibicarakan.

Selain itu ada pula wahana pendarat Philae yang ditampilkan membentuk angka 0 dalam susunan kata 2014. Philae memang menjadi fenomena tersendiri karena berhasil mendarat di permukaan komet pertama kali sepanjang sejarah peradaban manusia.

Ada juga guyuran pada angka 2 dalam kata 2014. Ini menggambarkan ALS Ice Bucket Challenge yang melibatkan para pesohor, para bintang Hollywood, politisi dan olahragawan di seluruh dunia menjadi bagian trend di tahun 2014.

Di Indonesia, malam tahun baru dirayakan dengan berkeliling kota menggunakan mobil dan sepeda motor ataupun berkumpul di lapangan terbuka untuk menanti detik-detik pergantian tahun sambil meniupkan terompet.

Selamat Tahun Baru 2015.

Demi pengobatan anaknya yang sakit, seorang ayah akan melakukan segala cara untuk mendapatkan biaya pengobatan demi kesembuhan buah hatinya.

Itupula yang dilakukan Xia Jun 30 tahun, seorang pria asal Sichuan, China. Begitu besar biaya yang harus ditanggung Xia Jun untuk pengobatan anaknya Guo Guo (2) yang divonis menderita leukemia. Meski sudah menjual rumahnya di kampung dan meminjam sejumlah uang, itu belum cukup untuk menutup biaya perawatan Guo Guo.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Guo Guo didiagnosis sebuah rumah sakit di Provinsi Sichuan mengidap leukemia. Pihak rumah sakit menyarankan Xia Jun agar membawa putranya ke Beijing untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.


Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
Pada Juli lalu, Xia Jun, istri, dan ibu mertuanya membawa Guo Guo ke Beijing dan menemui tiga dokter berbeda. Para dokter itu menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang untuk menyelamatkan Guo Guo.

Pada 17 November lalu, Guo Guo sudah menjalani transplantasi sumsum tulang belakang dan kini tengah menjalani masa pemulihan. Namun, biaya pengobatan bocah itu mencapai lebih dari 700.000 yuan atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
Akhirnya, Xia Jun nekat untuk mencari donasi dari warga Beijing. Dia kemudian berdiri di salah satu sudut kota Beijing, menaruh kotak sumbangan di depannya, berisi hasil diagnosis rumah sakit terkait kondisi Guo Guo.

Xia Jun juga menuliskan sederet kalimat di baju putihnya berbunyi, "Karung tinju manusia, satu pukulan 10 yuan". Artinya, Xia Jun menyediakan diri untuk dipukul siapa pun yang melintas asal setelah memukul orang itu memberi donasi 10 yuan atau sekitar Rp 20.000.

Ternyata, aksi Xia Jun itu menarik perhatian sekaligus menyentuh hati warga Beijing. Hampir setiap orang yang melintas memberikan donasi bagi pria itu. Bahkan, lewat aksi ini, Xia Jun mampu mengumpulkan 800.000 yuan, lebih dari cukup untuk membayar biaya pengobatan putra kecilnya.

Wang Jingbo, dokter yang merawat Guo Guo, mengatakan, meski sudah menjalani transplantasi sumsum tulang belakang, Guo Guo harus melalui masa kritis selama dua setengah tahun. Dalam masa itulah, Guo Guo akan mengalami tiga tahap penolakan, infeksi, dan kambuhnya penyakit.

Demi anak rela jadi arung tinju jalanan
"Namun, karena usianya yang masih sangat muda, tahun pertamalah yang paling menentukan. Pengobatan selanjutnya akan memakan biaya 400.000 yuan (hampir Rp 800 juta)," kata dr Wang.

"Masalah terbesar sudah teratasi. Saya merasa tidak enak jika harus terus menerima pemberian orang lain," kata Xia Jun mengomentari aksi nekatnya itu.

Tak hanya mendapatkan uang untuk biaya pengobatan, kini kondisi Guo Guo menarik perhatian warga Beijing sehingga banyak dari mereka yang menengok bocah itu di rumah sakit.

"Banyak orang baik datang menengok putra saya di rumah sakit. Terkadang dalam sehari kami menerima 20 kunjungan. Telepon saya terus berdering hingga kehabisan tenaga baterai. Saya mungkin banyak melewatkan panggilan telepon," ujar Xia Jun.

Para penyumbang Guo Guo terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, guru, pegawai negeri, hingga pengusaha. Bahkan, beberapa di antara mereka bersedia membantu Guo Guo pada masa depan.


Sumber | Teras Berita

Pengemis Ini Memberikan Uang Rp 2 Miliar
Dikisahkan Rongfeng seorang pengusaha sukses di China, dulunya adalah pengemis jalanan. Rongfeng yang kala itu masih berumur 17 tahun, ditemukan seorang wanita pemilik toko mie yang bernama  Dai Xingfen, 45 tahun.

Dikutip dari Dailystar, Dai Xingfen yang merasa iba mengajak Rongfeng dan dua temannya untuk menginap di rumahnya, selama menginap mereka juga di beri makan.

Kebaikan Dai Xingfen tidak berhenti disitu. Sebelum Rongfeng dan kedua temannya pamit, mereka juga diberikan uang untuk ongkos kereta api dan Dai Xingfen berpesan agar kelak mereka menjadi orang yang baik. 

Setelah 21 tahun Rongfeng sukses menjadi kongomerat dan ia kembali ke negaranya, China, Namun di balik kepulangannya, ada hal yang sangat dicarinya melacak keberadaan Dai Xingfen, wanita yang dulu membantunya dan merasa telah membuka jalan hidupnya. Dan ia membawa uang sebesar Rp 2 miliar untuk membalas pertolongannya sewaktu ia masih menjadi pengemis jalanan.

Pengusaha, yang kini berusia 38 itu, mengatakan: "Dia mengatakan kepada kami tidak hatus memiliki banyak uang, tapi harus menjadi orang yang baik. Dan saya tidak pernah melupakan itu.

"Kalau bukan karena
Dai Xingfen kebaikan hari itu 21 tahun yang lalu pada tahun 1993, saya tidak akan berada di tempat saya sekarang ini."



Namun ketika ia akhirnya bertemu wanita itu dan memberikan uang Rp 2 miliar, dengan halus wanita itu menolak pemberiannya.
“Ucapan terimakasih itu lebih berarti. Aku tidak bisa menerima uang itu karena aku menolongnya waktu itu bukan karena mengharapkan imbalan.

Baca juga Pengemis ini kendaraannya Mercedez Benz

Sumber | Tribunnews

Pengemis Naik Mercedes Benz
Portal Orange - Seorang ibu hamil dan putranya yang masih kecil tertangkap kamera sedang mengemis di jalanan. Setiap ada warga yang selesai berbelanja, mereka menyodorkan potongan kertas kardus bertuliskan 'Please help'. Tak sedikit warga yang memberikan uang karena iba melihat nasib mereka. Apalagi si anak yang duduk di tanah tampaknya semakin membuat orang yang melintas merasa kasihan.
 
Tetapi Anda akan menggeleng-gelengkan kepala meihatnya, seusai mengemis mereka menuju ke parkiran mobil pusat perbelanjaan dan menaiki mobil Mercedez terbaru, yang ditaksir harganya lebih dari Rp 500 juta ! Wanita hamil itu kemudian memacu kendaraanya dan melaju di jalanan San Diego, California.

Seorang warga California, Melissa Smith, yang berhasil mengabadikan foto aksi tipuan pengemis itu. Melissa merasa curiga sejak lama terhadap gerak-gerik mereka. Ibu dan anak itu, katanya, kerap nongkrong di pusat perbelanjaan Eastlake Village Center setiap akhir pekan selama dua minggu terakhir.

“Saya selalu melihat banyak yang memberikan uang. Setiap menit saja ada satu orang,” katanya.
Merasa curiga, ia pun langsung membuntuti mereka hingga ke parkiran mobil dan melihat ada seorang pria yang sudah menunggu di dalam mobil.

“Begitu terus setiap minggu. Wow, itu bukan Mercedes Benz yang lama lho. Itu mobil baru!,” kata Melissa setengah tak percaya.

Ketika membuntuti mobil mereka dari belakang, Melissa melihat sendiri si wanita hamil itu menghitung uang sambil sesekali tertawa. 

“Anaknya bahkan tidak duduk di kursi belakang dan menggunakan seatbelt. Ketiganya duduk berhimpitan di depan. Mereka terus tertawa sambil menghitung uang,” tambahnya.

Foto plat mobil Mercedez yang ditunggangi wanita itu pun dikirim ke KG TV. Dan ketika dicek, nomor platnya ternyata terdaftar dimiliki oleh seorang perempuan yang tinggal di apartemen mewah Escondidio yang biaya sewanya saja mencapai Rp 30 juta sebulan.

Kepolisian setempat sedang menyelidiki aksi tipuan ini. Wanita hamil itu, laki-laki yang menunggu di dalam mobil Mercedez dan anak kecil itu tampaknya akan segera diinterogasi terkait aksi mengemisnya. (ers/tribun-medan.com)

Sumber | tribunnews

Li Teng dan Li Shao

Membimbing dan mengawasi anak dalam bermain, sangat diperlukan tapi tidak boleh terlalu over-protective. Anak mungkin tidak tahu kalau apa yang dilakukan dalam bermain adalah perbuatan yang salah. Tapi seorang ibu tak perlu harus menekan atau menghalangi kebebasan dia. Misalnya, kalau anak lari-larian dan pernah terjatuh adalah wajar.

Li Teng dan Li ShaoTapi kalau ketika anak bermain sepeda kebut-kebutan dijalan raya, tentu perlu dilarang karena berbahaya. Seperti kisah kejadian di China, Seorang ibu yang merantai anaknya agar tak bisa bermain di jalanan.

Li Teng nama ibu itu mengikat anaknya yang masih berumur 9 tahun dengan rantai sepeda, Li Teng mempunyai alasan agar bisa menjaga dan mendidik anak yang selama ini sering kabur.

Li Teng dipanggil ke kantor polisi kota Zhuhai di China selatan Provinsi Guangdong, untuk menjemput anaknya Li Shao yang ditahan polisi. Li Shao ditemukan petugas kepolisian setempat saat berada di jalanan, yang sehari sebelumnya yang kabur dari rumah.


Namun, ketika Li Teng bermaksud menjemput dan mengajak pulang, anaknya mengaku lebih suka tinggal di kantor polisi. Li Shao menolak diajak pulang ke rumah ia merasa selama ini dirinya tidak diperlakukan dengan baik oleh ibunya.

Di kutip dari dailymail.com, Li Teng berjanji kepada petugas kepolisian bahwa dia akan mulai memperlakukan anaknya dengan baik.

Li Teng dan Li ShaoTetapi baru beberapa menit dan belum jauh dari kantor polisi, Li Teng merantai anaknya dengan alasan untuk menghindari sang anak melarikan diri lagi. Merasa di perlakukan seperti itu, Li Shao menangis menjatuhkan dirinya ke lantai dan memegang pohon, memohon kepada ibunya untuk melepas ikatan rantainya, hal itu mendorong orang yang lewat untuk segera melapor polisi.

Li Teng kemudian menjelaskan bahwa ia adalah orangtua single, tanpa pekerjaan dengan pendapatan yang terbatas dia harus berusaha keras untuk mengatasi kesulitan hidup.

"Saya berusaha menasehati dan membimbing dia, tetapi dia selalu kabur" ucap Li Teng

"Ini adalah yang kelima kalinya dia kabur dan saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi, lebih baik dia dirantai daripada tertabrak mobil atau dibunuh orang" terangnya.

Kemudian pemerintah setempat dan pekerja sosial sepakat membantu Li Teng untuk menjaga dan mendidik anaknya.



Sumber | dailymail

Wang Fang
Wang Fang, wanita dari Chongqing, Cina dengan kaki terbalik dan keluarganya.Camera Press / Chinafotopress

Mempunyai kekurangan fisik, terkadang membuat seseorang merasa malu atau kurang percaya diri, sehingga membuat seseorang itu, kurang bisa berkembang

Seseorang ntuk bisa mencapai kesuksesan tidak harus yang memiliki fisik yang sempurna, orang dapat berkembang dan berhasil karena memiliki keinginan yang kuat dan diimbangi dengan semangat agar mencapai apa yang diinginkan.

Seperti kisah Wang Fang, Seorang wanita China yang terlahir dengan kondisi kaki tidak sempurna.

Wanita asal Chongqing, China ini terlahir dengan kondisi kaki menghadap belakang. Tim dokter awalnya takut kalau Wang tidak akan mampu berjalan dengan baik, namun sekarang ia justru membuktikan bahwa dia merasa tidak mempunyai kekurangan.

Wang yang berusia 30 tahun itu sehari-harinya bekerja sebagai pelayan restoran, dia mengatakan bahkan dirinya tidak ingin dirinya dilihat sebagai orang cacat.

"Aku bisa lari lebih cepat daripada teman-teman dan saya memiliki pekerjaan tetap sebagai pelayan restoran keluarga, jadi tidak ada alasan untuk mengasihani saya sebagai orang cacat."

Wang, memiliki keluarga dan mempunyai seorang anak dengan keadaan yang normal.

Wang fang
Wang Fang mengatakan dia bisa berlari lebih cepat dari teman-temannya.Camera Press / Chinafotopress

Dia biasa jalan-jalan dengan teman-temannya, bahkan berjalannya lebih cepat dari teman yang lain, kecuali tentu saja bahwa wang memakai sepatunya secara terbalik.

Wang bukanlah satu-satunya orang yang mengalami cacat anggota tubuhnya terbalik, seorang pria Brasil, Claudio Vieira de Oliveira meski Dengan Kepala Terbalik, Claudio Sukses Taklukkan Dunia.

Konrad Ydhage
Portal Orange - Video seorang aktor Swedia mencoba menyamar sebagai seorang pengemis tunawisma. Aktor Konrad Ydhage menyamar sebagai pengemis yang dibantu timnya, sthlm Panda, untuk "eksperimen sosial".

Dalam videonya, Ydhage memulai aktingnya dari Stureplan daerah kawasan elit di Stockholm
Ydhage mencoba meminta sumbangan satu kronor atau setara Rp. 16.000,- secara sukarela, jika ada orang yang memberikan maka Ydhage akan memberikan imbalan dua kali lipat dari uang yang mereka berikan.

Dalam video berdurasi 4 menit itu Ydhage menghabiskan waktu 2 jam dikawasan elit itu tetapi sama sekali tidak mendapatkan hasil.

"Tidak ada seorang pun yang memberikan uang selama dua jam mengemis" jelas Konrad Ydhage seperti dilansir UPI.com

Kemudian tim sthlm Panda mencoba hal yang sama di daerah Rinkeby, salah satu wilayah miskin di Stockholm, Rinkeby adalah daerah yang dihuni 90 persen adalah para imigran.

Selama 40 menit, aktor itu diberi uang oleh 34 orang, yang semuanya akhirnya dikembalikan dua kali jumlah sumbangan mereka.

Dalam video, Ydhage mengatakan bahwa ia benar-benar terkejut melihat perbedaan antara reaksi Stockholmers. "Sungguh menakjubkan apa yang saya dapat setelah dua jam di Stureplan. Saya benar-benar tidak dihargai sama sekali. Rasanya seperti mereka membenci saya. Tapi di Rinkeby, orang-orangnya begitu baik. Saya merasa dihargai keberadaannya." jelasnya.

Ydhage adalah bagian dari sebuah tim kecil yang disebut sthlm Panda, sebuah kelompok yang membuat video eksperimen sosial.

Video berduraasi empat menit, yang diunggah ke youtube itu, kini telah dilihat tonton lebih dari 400.000 kali.

Lihat Videonya disini



Bocah Ngumpet
Beijing - Seorang bocah laki-laki nekat memanjat keluar dari jendela kamar tidur di apartemen berlantai 11 di Yibin, Provinsi Sichuan, China. Alasannya, ia tidak mau mengerjakan tugas sekolahnya.

Bocah bernama Xiao Kai itu pun menghabiskan waktu 2 jam duduk di serambi sempit di bawah jendela kamarnya, setelah dimarahi ibunya pada Senin pagi, 8 September 2014 lalu. Demikian yang diberitakan Daily Mail, Kamis (11/9/2014).

Bocah berusia 12 tahun itu menolak mengerjakan PR-nya sebelum Festival Musim Gugur dan ingin tidur seharian karena ia sedang tidak sekolah pada hari itu. Sang ibu yang tidak sependapat pun memarahinya, mengganggap si anak malas bukan main.

Terus mendapat ocehan dari ibunya, Kai pun mengunci diri di dalam kamar. Ketika sang ibu mencari kunci lain untuk membuka pintu, bocah itu nekat keluar dari jendela kamarnya.

Terkejut melihat sang anak bersembunyi di dekat genteng, sang ibu kemudian menghubungi polisi dan petugas keamanan apartemen.

"Ketika kami tiba di rumah Xiao Kai, ibunya khawatir akan keselamatan anaknya, ia mencoba beberapa kali menariknya ke dalam rumah namun tidak berhasil," kata seoang petugas keamanan, Luo.

Melalui usaha keras selama 2 jam, Kai pun berhasil dibujuk setelah sang ibu berjanji tidak akan memukulinya karena tidak mengerjakan PR. Petugas langsung memberinya seutas tali dan menariknya kembali ke rumah.

Seorang perwakilan dari komite manajemen properti bernama Yang mengatakan, bocah itu sangat takut dimarahi ibunya.

"Kami mengatakan bahwa ibunya salah telah memukuli putranya, polisi akan membawa si ibu untuk diselidiki," kata Yang.

"Kai adalah siswa yang tertutup namun memiliki perilaku baik. Dia lelah harus dimarahi ibunya setiap kali," tutup Yang.
Kejadian tragis lain di China juga sempat menimpa seorang balita. Ia menderita dan ketakutan selama beberapa saat karena kakinya tercebur dan terjepit toilet yang tengah digunakannya.

Bocah berusia 3 tahun di Kota Kaili, Provinsi Guizhou, China ini tak berhenti menangis sambil memeluk ibunya saat kakinya terjepit toilet jongkok di rumahnya.

Petugas pemadam datang membantu mengeluarkan si balita. Namun saat hendak ditolong, bocah laki-laki dari China ini terus menangis karena sakit dan ketakutan.


Sumber | Liputan 6

Kolam Renang di China Terjorok
China - Berenang menjadi salah satu olahraga yang cukup digemari oleh masyarakat dunia. Selain menyegarkan, dengan berenang tubuh menjadi lebih sehat karena seluruh anggota tubuh bergerak. Namun, masih ingin berenang kah Anda bila melihat kolam renang terjorok di Tiongkok berikut ini?

Kolam Renang di China Terjorok

Dilansir dari Amusing Planet, Selasa (9/9/2014) banyak masyarakat Tiongkok yang menyukai olahraga renang. Namun, karena kurangnya fasilitas akhirnya orang pun beramai-ramai mendatangi kolam renang yang sama. Dead Sea China merupakan salah satu kolam renang di Sichuan yang sering didatangi oleh semua oranng. Alhasil, kolam renang luas ini sangat penuh. Mirip dengan sebuah mangkuk sup yang berisi sayur-sayuran. Niatan untuk lebih segar setelah berenang pun rasanya tak mereka dapatkan.

Kolam Renang di China Terjorok

Kolam renang seluas 30 ribu meter ini seharusnya hanya mampu menampung sepuluh ribu pengunjung. Namun, karena kurangnya fasilitas dan berbagai masyarakat berkunjung ke kolam renang ini, alhasil setiap harinya Dead Sea China menampung pengunjung hingga 230 ribu orang.

Kolam Renang di China Terjorok

Tak hanya Dead Sea China saja yang mampu menampung ratusan ribu orang setiap harinya. Beberapa kolam renang di Tiongkok pun mengalami hal yang sama. Menurut hasil penelitian, dengan banyaknya orang-orang yang berkumpul di kolam renang maka dengan mudahnya mereka akan terjangkit bakteri.  Bakteri tersebut didapati dari urin, tinja, badan, keringat dan masih banyak lagi. Walaupun pihak pemerintah telah memberikan penyuluhan mengenai hal ini, masyarakat Tiongkok tetap mendatangi kolam renang walaupun sangat penuh sekalipun.


Sumber | Liputan 6

Claudio Viera de Oliveira
Monte Santo — Claudio Vieira de Oliveira terlahir dengan leher terlipat ke belakang. Alhasil, pria ini harus menjalani hidupnya dengan posisi kepala yang terbalik.

Namun, kondisi fisik yang bahkan membuat dokter yakin bahwa Claudio tak akan berumur panjang tidak membuat pria itu menyerah. Di tengah keterbatasannya, kini Claudio meraup sukses dalam kehidupannya.

Claudio (37) tak hanya terlahir dengan leher melipat ke arah punggung, kakinya juga tak sempurna. Demikian pula dengan kedua tangannya yang nyaris tak berfungsi.

Saat baru lahir, para dokter menyarankan ibunya agar berhenti memberinya makan karena para dokter yakin bahwa peluang Claudio untuk bertahan hidup sangat tipis.

Namun, kenyataannya, Claudio yang berasal dari Monte Santo, Brasil, itu tak hanya berumur panjang, tetapi bisa mengatasi segala kekurangannya. Bahkan dia menyelesaikan pendidikannya sebagai akuntan dan sukses menjadi seorang pembicara.

"Sejak kecil, saya selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal. Saya tak suka bergantung pada orang lain," kata Claudio.

"Saya belajar menyalakan televisi, menjawab telepon, menyalakan radio, serta menggunakan internet dan komputer. Semua saya lakukan sendiri," tambah dia.

Bagaimana Claudio mengerjakan semua itu? Dia mengetik dengan menggunakan telepon yang digigit, mengoperasikan telepon dan mouse komputer menggunakan bibirnya, serta menggunakan sepatu khusus yang membuatnya bisa berjalan-jalan keliling kota.

Soal masa kecil Claudio, sang ibu Maria Jose memiliki banyak kenangan, termasuk prediksi dokter yang yakin bahwa putranya itu tak berumur panjang.

"Semua orang mengatakan bayi itu (Claudio) akan meninggal karena saat lahir dia kesulitan bernapas. Beberapa orang bahkan mengatakan Claudio tak usah diberi makan karena dia sudah sekarat," ujar Maria Jose.

Namun, Maria Jose tak mendengarkan ucapan orang-orang itu. Keteguhan Maria terbayar ketika kini Claudio menjalani hidup penuh kesuksesan.

"Kini yang saya rasakan adalah kebahagiaan. Claudio sama dengan orang lain, itulah cara saya membesarkannya di rumah ini," kata Maria.

"Kami tak pernah berusaha mengubah tubuhnya dan selalu menginginkan dia melakukan banyak hal normal seperti orang lain," lanjut dia.

Hidup sukses


Claudio Viera de Oliveira sebagai pembicara
Mirror Claudio Vieira de Oliveira saat menjadi pembicara di hadapan para mahasiswa Universitas Feira de Santana, Bahia, Brasil.
Dengan cara mendidik seperti itu, kata Maria, Claudio tumbuh dengan rasa percaya diri dan tak pernah malu dengan dirinya sendiri. "Saat berusia delapan tahun, Claudio yang awalnya selalu digendong ke mana-mana mulai berjalan dengan lututnya," kenang Maria.

Akibatnya, keluarga harus mengganti lantai rumah sehingga Claudio bisa berjalan di dalam rumah tanpa harus mencederai dirinya sendiri.

Semua tempat di rumah itu dibuat untuk menyesuaikan dengan kondisi fisik Claudio. Tempat tidurnya, semua stop kontak, dan lampu dibuat lebih rendah sehingga dia bisa melakukan semuanya tanpa bantuan orang lain.

Dengan bentuk tubuhnya yang tak lazim ini, bahkan Claudio tak bisa menggunakan kursi roda. Namun, dia memohon kepada ibunya agar diizinkan bersekolah dan belajar dengan anak-anak lainnya.

Belakangan, para dokter mendiagnosis kondisi Claudio sebagai congenital arthrogryposis, suatu kondisi tubuh yang sangat langka. "Sepanjang hidup, saya mampu beradaptasi dengan kondisi tubuh saya. Saat ini saya tak memandang diri sebagai orang biasa. Saya manusia normal," ujar Claudio.

"Saya tak melihat dunia secara terbalik. Inilah yang selalu saya sampaikan saat saya berbicara di hadapan publik," tambah dia.

"Kini semakin mudah menghadapi publik. Saya sudah tak memiliki ketakutan dan saya bisa katakan, saya profesional, pembicara publik internasional, dan saya mendapat undangan untuk berbicara dari seluruh dunia," tambah Claudio bangga.


Sumber | Kompas.com

Spruce Creek

Memiliki garasi mobil di rumah adalah hal biasa, namun itu tidak berlaku di Spruce Creek. Perumahan di kawasan utara Florida itu malah terbiasa dengan garasi berisi pesawat. Ya, sebagian besar penghuni perumahan memang memiliki pesawat aircraft pribadi.

Spruce Creek adalah salah satu perumahan paling unik di dunia karena memiliki banyak pesawat. Di sana terdapat 700 hanggar pesawat dengan jumlah rumah yang "hanya" 1.300 unit dan 5 ribu penghuni. Kebanyakan rumah di sana memiliki hanggar pribadi dengan landasan yang dinavigasikan GPS.

John Travolta
Rumah John TraveltaSalah satu penghuni Spruce Creek yang terkenal adalah John Travolta yang mengantongi lisensi pilot. Aktor "From Paris with Love" itu pernah dikomplain tetangga karena mengemudikan jet Gulfstream II di runway perumahan. John juga sempat diusir karena menerbangkan Boeing 707 bekas Quantas Airline yang dianggap terlalu berisik dan besar untuk landasan di sana.

Hingga kini Amerika Serikat memiliki 600 komunitas warga penerbang dengan yang paling banyak di Arizona, Colorado, Florida, Texas serta Washington. Spruce Creek merupakan yang terbesar. Komunitas unik seperti ini semakin berkembang di luar negeri seperti Kanada, Afrika Selatan dan Kosta Rika.

Perumahan dekat Daytona Beach ini bukan satu-satunya di Amerika Serikat. Konsep perumahan penerbang pribadi dikembangkan setelah Perang Dunia II karena Amerika memiliki terlalu banyak pilot dari 34 ribu orang jadi 400 ribu. Akhirnya pemerintah membuka lahan pemukiman di seluruh negeri yang mengakomodasi kemampuan penerbangan mereka.

Spruce CreekHal ini tak terlalu mengherankan karena warga Spruce Creek kebanyakan memang pilot profesional sehingga obrolannya sering menggunakan istilah penerbangan. Profesi lainnya seperti dokter dan pengacara juga ada namun mereka juga maniak dengan pesawat. Tak ayal, pemandangan pagi hari di akhir pekan dengan menerbangkan pesawat untuk beli sarapan sudah jadi hal wajar.

Sumber | Wowkeren.com


 paus hiu bernasib malang
Tiongkok Paus, hewan mamalia bergigi kecil ini masuk ke dalam salah satu jenis hewan yang dilindungi. Namun, berbeda dengan peristiwa yang terjadi di Tiongkok belum lama ini.

Seperti yang dilansir dari Dailymail, Kamis (7/8/2014), seekor paus berjenis paus hiu bernasib malang. Paus hiu malang tersebut terlihat sedang berada di sebuah truk berukuran sedang dan dalam keadaan tak bernyawa.


 paus hiu bernasib malang Cai Chengzhu, sang pemilik truk tersebut pun akhirnya menjadi sorotan. Ia terlihat membawa paus sepanjang 1,8 meter di atas truknya ketika pergi ke pasar di Shisi di Tiongkok. Selama 1,5 jam ia membawa ikan seberat 2 ton yang ditemukannya ketika melaut itu. Cai mengaku paus itu terjerat jaringnya dan memakan ikan tangkapannya.



Cai sendiri mengaku tidak tahu bahwa ikan yang dibawanya adalah paus hiu langka yang dilindungi. Hukumnya adalah harus segera melepasnya jika tak sengaja tertangkap. Namun pria asal Xianghzhi, provinsi Fujian, itu mengatakan berpikir untuk menjualnya seharga Rp 18-37 juta.

 paus hiu bernasib malang"Makhluk raksasa ini merusak jaringku dan masuk ke dalamnya untuk memakan ikan-ikan yang kutangkap," tutur Cai. "Bisa kalian lihat sendiri masih ada beberapa ikan di mulutnya, tapi dia mati setelah terjerat jaring."


"Sayangnya sudah terlambat ketika kami akan melepaskannya. Kami sudah berusaha keras tapi terlanjur mati jadi sayang jika dibuang begitu saja," lanjut pria berusia 48 tahun itu. "Aku bertanya pada petugas pasar ikan dan mereka bilang itu sudah mati ketika ditangkap dan karena itu kami akan menjualnya di sana."

Sumber | Liputan6.com

klinik-belgia
ANTI-Israel merebak di seluruh dunia. Ini bisa dimengerti dikarenakan apa yang dilakukan oleh militer Israel terhadap Gaza benar-benar telah mengusik rasa kemanusiaan paling dalam siapapun di bumi ini.

Rabu malam (30/7/2014), seorang wanita Yahudi berusia 90 tahun di Antwerpen, Belgia, merasakan sakit yang amat sangat. Wanita itu mengalami retak tulang rusuk, dan dia meminta pada cucunya yang berkebangsaan Amerika untuk memanggil hotline darurat medis lokal.

Sang cucu segera menelepon lewat saluran telepon hotline. Tetapi ketika dokter yang menjawab panggilan itu mendengar aksen Amerika dan nama seorang Yahudi, dokter tersebut berkata: “Saya tidak sudi merawatnya,” dan langsung menutup telepon.

Ketika sang cucu menelepon lagi, dokter itu dengan tegas mengatakan: “Kirim saja dia ke Gaza selama beberapa jam, maka dia akan bisa menyingkirkan rasa sakit yang ia derita!” ketus.

Menurut Joods Actuaeel, dokter itu mengetahui si nenek seorang Yahudi karena namanya dan karena alamatnya berada di lingkungan yang penuh dengan orang Yahudi.

Telepon itu sendiri direkam.

Sang cucu segera mengajukan keluhan kepada polisi setempat atas perlakukan dokter tersebut.

Menurut laporan itu, wanita Yahudi berusia 90 tahun menangis: “Ini mengingatkan saya pada apa yang kami mengalami di Eropa 70 tahun yang lalu. Saya tidak pernah berpikir bahwa hari itu akan terulang lagi.”

Di Gaza, militer Israel sedang membom dan menembaki anak-anak, wanita hamil, dan wanita tua Palestina seperti bermain video game. (islampos/jewishpress)

Reporter TV One di Jalur Gaza, Abdillah Onim
Reporter TV One di Jalur Gaza, Abdillah Onim
Reporter TV One di Jalur Gaza, Abdillah Onim, melaporkan bahwa jumlah bayi yang lahir di Gaza selama 26 hari serangan Zionis Israel hampir sama dengan jumlah warga Gaza yang gugur akibat serangan militer Zionis itu.

“Selama 26 hari serangan ini ada 1.400 bayi yang lahir di Gaza,” kata Abdillah Onim kepada TV One, Jum’at (1/8) malam.

Sedangkan jumlah warga Gaza yang gugur berjumlah 1.500 orang, 251 diantaranya adalah anak-anak.

Angka kelahiran di Gaza ini tentu saja membuat tentara Zionis Israel semakin geram karena jumlah penduduk Palestina tidak juga berkurang kendati telah beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir Zionis Israel membombardir Gaza. Bahkan, kelahiran bayi kembar juga terjadi bersamaan dengan gencarnya serangan Zionis yang merenggut nyawa warga Gaza. Di Rumah Sakit Asy Syifa Gaza City misalnya, seorang wanita Palestina melahirkan bayi kembar empat, Rabu malam (30/7).


Sebelumnya, pada perang Furqon 2008 dan Hijarah Sijjil 2012, hal serupa juga terjadi. Meskipun Zionis Israel membunuhi banyak warga Gaza, ibu-ibu Palestina di kota itu banyak melahirkan bayi yang sebagiannya kembar, sehingga setara dengan jumlah syuhada. [IK/bersamadakwah]

Antonio Lopez ChajCalifornia - Seorang pria yang berumur 43 tahun, Antonio Lopez Chaj, mendapat penghargaan tertinggi di California. Dia juga memenangkan tuntutan sebesar US$ 58 juta atau sekitar Rp 576 Miliar. Namun, hal ini ia dapatkan setelah mengalami pemukulan yang membuatnya harus kehilangan sebelah otak dan tengkoraknya hingga dia tidak dapat bicara selamanya.

Antonio Lopez Chaj adalah seorang penjaga keamanan di sebuah galeri lukisan di California. Daily Mail melaporkan, kejadian ini bermula ketika Chaj dan teman-temannya mengunjungi sebuah bar pada 20 April 2010. Saat itu, Chaj diserang di sebuah bar pertengahan Wilshire, setelah ia mencoba menghentikan perkelahian antara dua kerabatnya dengan bartender dan penjaga keamanan.

Antonio Lopez ChajChaj pun terkena pukulan penjaga bar. Pukulan itu menghancurkan setengah tengkorak Chaj yang membuatnya tak sadarkan diri. Penjaga tersebut juga memukul Chaj dengan tongkat, menendang kepalanya sebanyak delapan kali dan menghantamkan kepalanya ke trotoar sebanyak empat kali.

Saat ini keadaan Chaj telah cukup pulih, walaupun ia harus kehilangan sebelah otak dan tengkoraknya. Namun tetap saja, tim dokter yang menanganinya berkata bahwa Chaj tidak akan dapat berbicara. Hal ini karena Chaj memiliki kerusakan otak yang sangat parah.

Antonio Lopez ChajSaat di pengadilan tinggi pada tanggal 2 Juni 2013, Chaj dan kerabatnya menuntut klaim yang terjadi pada dirinya. Tak hanya memenangkan klaim sebesar US$ 58 juta, Chaj juga mendapatkan penghargaan dari perusahaan keamanan di Pengadilan Tinggi Torrance.

Antonio Lopez ChajPenghargaan ini adalah salah satu penghargaan terbesar yang pernah diberikan kepada seseorang di California, kata pengacaranya. Ketika Chaj melepas topi bisbol di dalam pengadilan, orang–orang di sana mengernyitkan dahi sambil menatap penuh arti ke kepala Chaj. “Tengkoraknya seperti bola basket yang kempis di satu sisi,” ungkap pengacara Federico Sayre.

Penjaga keamanan yang memukul Chaj, Emerson Quintanilla, dan bartender yang memicu serangan ini telah menghilang tanpa jejak. "Saya pikir mereka itu gila, sangat gila," ungkapnya.  (Tempo) 
Diberdayakan oleh Blogger.