n
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Hebatnya Kiper Ini, Lima Kali Blok Tendangan Penalti Pakai Muka

Pertandingan antara Yale Bulldogs vs North Carolina berakhir seri. Pemenangnya ditentukan oleh adu penalti. Tapi, kiper ini selamatkan gawang dengan wajahnya hingga lima kali!

Ini adalah video parodi sepak bola buatan BYUtv, sebuah kanal berisi video lucu-lucuan. Alkisah, partai Yale vs North Carolina berakhir imbang 2-2. Kiper Yale, Scott Sterling diplot menjadi pahlawan kemenangan.

Secara luar biasa, Scoot menjadi pahlawan kemenangan. Usai tendangan pertama, kiper ini baru memar di wajahnya, tetapi setelah dua penalti, kondisinya kian parah sampai-sampai harus diseret keluar lapangan oleh pelatih.


Penyelamatan ketiga, kondisi Scoot sudah kepayahan. Meski sudah bisa berdiri, ia akhirnya 'KO' di sudut tiang gawang. Kondisi tersebut dimanfaatkan lawan yang langsung menendang. Tapi konyol, bola kembali membentur muka Scoot yang kebetulan menolah ke arah penendang. Alhasil, kondisi Scoot tambah parah.
Penyelamatan keempat Scoot lebih konyol lagi. Ia yang tak lagi mampu berdiri, harus dibantu oleh kursi sehingga bisa tetap berada di tengah gawang.

Scoot sebenarnya tak ingin lagi menjaga gawang. Namun lawan tetap menendang, dan bola kembali membentur muka Scoot! Ia jatuh bersama kursi yang ia duduki.

Penyelamtan terakhir Scoot lebih dramatis. Ia yang tak ingin lagi kena bola di muka, mencoba merangkak keluar dari area gawang. Musuh merasa leluasa, langsung menendang ke gawang yang melompong. Tapi sial, bola membentur mistar. Tebak, ke mana pantulan bola menuju? Ya, muka Scoot lagi!


Sumber | Tribunnews



Skuad Aljazair disambut saat pulang dari Piala Dunia 2014
Skuad Aljazair disambut
saat pulang dari Piala Dunia 2014

Rakyat Aljazair boleh bangga mereka memiliki tim nasional yang bukan hanya tampil gemilang di Piala Dunia 2014, tapi juga berhati mulia. Para pemain Aljazair sepakat menyumbangkan hadiah yang mereka terima dari Piala Dunia 2014 untuk masyarakat Gaza.  

Aljazair memperlihatkan penampilan mengesankan di Piala Dunia 2014 di Brasil usai melenggang sampai babak 16 besar. Sayang, mereka harus tersingkir di babak tersebut karena kalah dari salah satu favorit juara Jerman dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung sampai perpanjangan waktu.

Seperti dilaporkan Diehard Sport, adalah penyerang Aljazair, Islam Slimani, yang memiliki ide untuk menyumbangkan dana ke Gaza dari uang hadiah Piala Dunia 2014. Seperti diketahui, Aljazair menerima total hadiah USD 9 juta atau setara Rp 106,2 miliar, karena sukses melaju sampai babak 16 besar.

“Masyarakat di sana (Gaza) jauh lebih membutuhkan uang tersebut. Kami sudah puas dengan prestasi di Piala Dunia Brasil,” ungkap Slimani.

Langkah nyaris serupa dilakukan oleh para pemain Tiimnas Yunani, yang sebelumnya telah menolak menerima bonus dari pemerintah atas keberhasilan mereka lolos ke 16 besar Piala Dunia 2014. Gergios Samaras Cs ingin uang bonus tersebut dipakai untuk pembangunan infrastruktur olahraga bagi seluruh atlet di Yunani.  

Yunani sendiri sejak 2004 silam dilanda krisis ekonomi, yang cukup banyak mempengaruhi perkembangan sepakbola mereka. Dengan dibangunnya sarana olahraga baru diharapkan bisa mendongkrak prestasi Yunani di pentas internasional.

“Kami tak mau bonus tambahan atau uang apa pun. Kami bermain untuk rakyat Yunani. Yang kami mau adalah dukungan saat kami tampil dan dana itu sebaiknya untuk bantuan membangun pusat olahraga tim nasional,” kata striker Yunani, Georgios Samaras, seperti dilansir Mirror.



Sumber


Kamar Christiano Ronaldo
Pengamanan hotel yang merupakan tempat menginap peserta Piala Dunia 2014 mulai dipertanyakan. Pasalnya, ada orang yang tidak dikenal berhasil menyusup ke penginapan.

Ini terjadi di penginapan Timnas Portugal. Yago Leal diberitakan Globo berhasil menerobos pengamanan hotel di mana skuad Selecao menginap. Yang menghebohkan, remaja berusia 15 tahun tersebut berhasil masuk ke kamar Cristiano Ronaldo.

Leal masuk ke kamar bintang Real Madrid tersebut melalui balkon. Leal kemudian diberitakan berbaring di tempat tidur sambil menunggu Ronaldo.

Seketika, Ronaldo menangkap basah Leal. Namun, Ronaldo masih berbaik hati dengan tidak melaporkan Leal kepada pihak keamanan. Sebaliknya, Ronaldo justru menyuruh dia keluar lewat jalan yang sama dan mengizinkan Leal untuk memotretnya.

Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
Mark Bresciano, saat membetulkan tali sepatu
seorang anak mascot di lapangan hijau.
Selain semarak Piala Dunia 2014 yang ramai dengan adanya pemain-pemain dan tim sepak bola idola, ada banyak cerita menarik dari event sepakbola tersebut. Sebuah foto yang sangat menyentuh mulai merambah dunia maya.

Hal ini terjadi setelah seorang pemain gelandang Australia, Mark Bresciano, tampak membantu membetulkan tali sepatu seorang anak maskot di lapangan hijau. Yang membuat foto ini berkesan sangat dalam adalah ketulusan pemain 34 tahun itu membantu anak yang menopangkan dirinya pada dua buah tongkat kruk itu.

foto Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
foto Pemain Bola Mark Bresciano, membetulkan
 tali sepatu seorang anak di lapangan hijau
Momen tersebut terjadi sebelum pertandingan Piala Dunia antara Chili dan Australia dimulai. Meski pada akhirnya tim Australia harus bertekuk lutut oleh tim Chili, namun foto tersebut mendapat banyak pujian dan respon yang positif dari banyak orang dan netizen.


Foto dan perbuatan Mark Bresciano telah memenangkan hati banyak orang dan ia telah menang bahkan sebelum bertanding. Berapa jempol untuk aksi berjiwa besar dari pria ini?


Sumber
Diberdayakan oleh Blogger.